Minggu, 16 Agustus 2015
Selasa, 04 Agustus 2015
Torino... Saya RIndu
Sudah hampir 3 tahun berlalu semenjak saya meninggalkan kota ini. Beberapa lama tinggal di sana sudah cukup membuat saya jatuh hati dengan kota ini. Entah kenapa, kota ini cukup tenang bagi saya. Ya, paling tidak kota ini tidak seramai kota 'tetangga', yaitu Milan. Kota ini membawa ketenangan bagi saya dalam dua tahun masa perjuangan meraih mimpi.
Itulah kota Turin. Sebuah kota di ujung barat-utara negara Italia. Atas karunia Tuhan Yang Maha Kuasa, saya sempat tinggal beberapa lama disana untuk menyelesaikan studi master saya. Ya, sebuah kesempatan yang saya impikan sejak lama, kuliah ke luar negeri.
Saya merindukan kamar sederhana tempat saya tinggal dulu. Saya merindukan dapur tempat saya memasak setiap hari. Saya merindukan pasar dimana saya dapat memenuhi kebutuhan pangan saya dengan harga yang terjangkau. Saya merindukan tomat Sicillia-mu, yang memberi rasa disetiap masakan sederhana saya. Saya merindukan suara tram yang dapat membawa saya kemana-mana. Saya juga merindukan bis dan halte yang mengantarkan saya ke kampus. Saya merindukan kelas tempat dimana dosen saya dengan kerendahan hatinya mengajarkan ilmu dan pengalaman-pengalaman beliau. Saya merindukan lab tempat saya praktikum dan menyelesaikan penelitian akhir. Saya bahkan penasaran dengan ambulans yang membawa saya untuk dirujuk perawatan di luar kota.
Turin... saya rindu cuaca dan iklimmu. Mungkin saat ini daun-daun di kotamu sudah menguning dan berguguran menyambut musim dingin. Saya rindu momen itu. Ketika pertama kali membuka mata di pagi hari dan mendadak kota berwarna putih karena sepanjang malam turun salju. Oh, inikah salju?
Turin... sering hari-hari saya terasa begitu jenuh. Menyadari betapa sulitnya pelajaran yang saya terima di kampus. Sering merasa begitu berat sebab tugas-tugas kampus masih belum terselesaikan. Atau, kekhawatiran karena akan ujian. Ada kalanya saya merasa kesepian karena merindukan seseorang nan jauh di sana, di tanah air. Beberapa kali ke wartel, kedinginan, atau bahkan kehujanan hanya karena ingin mendengar suaranya. Saya merasa berat perjuangan ini. Namun, kota ini selalu menawarkan keramahannya. Bahkan, berjalan-jalan keluar sendiri di sepanjang kota sudah cukup melepaskan segala kepenatan ini.
Terima kasih untuk tempat-tempat indah dan bersejarahmu. Terima kasih taman-taman kotamu yang asri, tempat melepas segala kejenuhan. Terima kasih untuk pizza vegetarianmu. Terima kasih untuk gelato-nya. Terima kasih untuk para sahabat, dosen, dan warga Turin.
Tiga tahun berlalu... saya begitu merindukanmu.
Rabu, 22 Juli 2015
Pemrograman Fuzzy Logic pada MATLAB
Hallo semua... saya telah mengulas cukup detail (semoga dapat dipahami), bagaimana caranya memprogram logika fuzzy pada MATLAB. Kebanyakan dari kita akan menggunakan FIS Editor dalam merancang fuzzy pada MATLAB. Penggunaan FIS Editor cukup mudah dilakukan, namun tidak semua paham bagaimana caranya memprogram.
Mengapa perlu memprogram? Jika teman-teman tahu memprogram fuzzy, maka teman-teman semua dapat menghubungkannya dengan Arduino. Program fuzzy kita akan sepenuhnya terintegrasi dengan program Arduino kita. Hal ini menjadi sulit dilakukan jika teman-teman menggunakan FIS Editor. Oleh karena itu, kita harus memprogramnya.
Nah, silahkan mengunjungi blog edukasi saya di laman berikut. Semoga para pembaca mendapatkan manfaatnya :)
Rabu, 17 Juni 2015
Menampilkan Grafik Sensor Ultrasonik dari Arduino Menggunakan MATLAB
Halo semua... saya telah menuliskan artikel tentang bagaimana cara menampilkan data secara real time dari sensor ultrasonik menggunakan MATLAB. Sensor yang digunakan adalah HC-SR04. Tampilan jarak yang ditangkap oleh sensor adalah berupa grafik batang. Nilai sensor dikirim dari Arduino ke MATLAB hanya jika ada request. Oleh karena itu, nilai jarak yang ditampilkan adalah nilai jarak yang diperoleh ketika itu. Untuk beberapa kasus, terjadi kesalahan umum, yaitu data dikirim terus-menerus ke MATLAB dan akan menumpuk di buffer (memori), sehingga data yang ditampilkan menjadi tidak real-time.
Simak tutorial selengkapnya di blog edukasi saya:
Semoga bermanfaat :)
Rabu, 29 April 2015
Pengenalan Fuzzy Logic
Saya telah mengulas dengan cukup lengkap tentang logika fuzzy di web edukasi saya. Pertama tetang matematika sederhana dari logika fuzzy, dan kedua tetang penerapannya di MATLAB menggunakan Fuzzy Logic Toolbox.
Silahkan dicek bagi yang berminat untuk belajar. Sengaja saya pilihkan studi kasus yang cukup sederhana. Semoga bisa dipahami dengan mudah.
Untuk pengenalan logika fuzzy bisa dilihat di link berikut: Pengenalan Logika Fuzzy
Untuk penerapannya di MATLAB bisa dilihat di link berikut: Fuzzy Logic Toolbox
Senin, 09 Februari 2015
Website Edukasi di Bidang Embedded Systems
Karena keinginan untuk terus berkarya, saya dan rekan membuat suatu website yang mengulas berbagai hal di bidang embedded systems, seperti mikrokontroler dan mikrokomputer. Beberapa topik lainnya seperti pemrograman Android, pemrosesan citra, pemrosesan suara, dan hal-hal lain terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan diulas.
Semoga hadirnya website ini menambah khasanah pengetahuan dan meningkatkan minat baca serta kreativitas anak bangsa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang embedded systems.
Silahkan kunjungi web kami, dan kita saling berbagai :)
![]() |
| Kunjungi website edukasi kami di www.blog.miarana.com |
Simulink untuk Pemrograman Mikrokontroler
Simulink adalah bahasa pemrograman grafis untuk memodelkan aliran data dan program. Dengan segala ketangguhan yang dimilikinya, kini Simulink dapat terintegrasi dengan Arduino untuk menunjang berbagai project di bidang embedded systems untuk berbagai bidang keilmuan, seperti signal processing, artificial intelligent, control systems, image processing, dan sebagainya.
Simaklah ulasan berikut tentang bagaimana peranan Simulink dalam bidang embedded systems, khususnya untuk mikrokontroler di web edukasi saya berikut.
Mengirim Data dari Arduino dan Memploting Secara Real-Time di MATLAB
Ulasan berikut akan menampilkan bagaimana caranya mengirim data dari Arduino dan menampilkannya secara real-time melalui grafik. Data yang dikirim dari Arduino dapat berupa data yang diperoleh dari sensor, atau nilai tertentu yang dibangkitkan oleh mikrokontroler itu sendiri.
Simak ulasan lebih lengkapnya di web edukasi saya berikut.
Instalasi Pustaka Arduino pada MATLAB
Bagi kalian penggemar MATLAB dan Simulink sekaligus hobi memprogram Arduino, simaklah tutorial bagaimana cara instalasi pustaka secara online di web blog saya. Kita bisa temukan banyak hal yang menarik, terutama bagi kalian yang tertarik di bidang pemodelan dan visualisasi data menggunakan MATLAB dan Simulink.
Rabu, 13 Agustus 2014
Kabar Gembira!!! ... PID Library kini hadir untuk Arduino
Kini semakin banyak komunitas yang berlomba-lomba mengembangkan kemampuan Arduino, salah satunya dibidang kontrol. Kontrol 'klasik' namun sangat tangguh yang sampai saat ini masih banyak digunakan adalah Kontrol PID (Proportional Integral Derivative). Terkadang memprogram PID pada mikrokontroler menjadi tantangan tersendiri. Mungkin akan banyak kesulitan yang dihadapi dalam mengimplementasikan algoritma PID pada mikrokontroler. Namun, saat ini telah dibuat pustaka untuk memprogram PID pada Arduino, sehingga pekerjaan kita akan jauh dipermudah.
Gambar. Skematik Pengontrol PID
Apa itu PID?
PID adalah kependekan dari Proportional-Integral-Derivative, yaitu suatu algoritma kontrol yang sangat populer. PID akan menghitung nilai error, yaitu perbedaan antara nilai input (nilai yang diinginkan) dengan nilai output. Pengontrol akan mencoba untuk mengurangi error dengan cara mengatur nilai output yang dihasilkan oleh sistem. Dengan kata lain, pengontrol PID akan berusaha membawa nilai input sama dengan nilai output.
Proses Tunning
Tantangan yang paling utama pada pengontrol PID adalah mengatur parameter dari PID tersebut agar nilai error menjadi sekecil mungkin. Dari asal katanya, PID terdiri dari parameter pengontrol proporsional (Kp), integral (Ki) dan derivative (Kd). Skematik sistem kontrol PID diperlihatkan seperti pada gambar di atas. Mengontrol parameter ini akan membuat perilaku sistem akan berbeda-beda dalam merespon output, misalnya seberapa cepat? seberapa lambat? seberapa besar perubahan error? dsb... akan tergantung nilai Kp. Ki. dan Kd yang ditetapkan.
Nah, pertanyaannya sekarang, berapa nilai yang terbaik untuk tiap-tiap parameter tersebut? Jawabannya, tidak ada. Sebab, kata terbaik ini akan sangat tergantug dari desainer kontrolnya. Selain alasan teknis, respon sistem yang nantinya akan dihasilkan oleh pengontrol juga harus mempertimbangkan kenyamanan. Contoh, percepatan pergerakan yang mendadak ketika mobil balap digas akan berbeda dengan percepatan pada lift, sebab percepatan yang terlalu besar akan sangat mempengaruhi kenyamanan penumpang lift.
Kapan Menggunakan PID?
Pertanyaan yang sangat bagus!! Tidak semua yang canggih cocok untuk hal yang seharusnya bisa diselesaikan dengan sangat sederhana. Jika kita tidak perlu algoritma kontrol untuk mengendalikan sesuatu, maka semestinya kita tidak perlu repot-repot menggunakan PID. Berikut dua 'kaidah' yang dapat dijadikan patokan kapan menggunakan PID.
- Apakah kita memerlukan usaha lebih untuk menyelesaikan sesuatu? Jika kasus dapat diselesaikan dengan sistem sederhana, maka tidak ada alasan menggunakan kontrol PID. Contoh, mungkin kontrol ON-OFF saja sudah cukup untuk menyelesaikan masalah otomasi menghidupkan dan mematikan pompa di rumah kita. Cukup pasang sensor level air pada tangki, masalah akan terselesaikan dengan tepat sasaran. Sensor level ini bekerja dengan sangat sederhana, yaitu akan ON ketika level air sudah kurang, dan OFF jika level air dalam tangki masih cukup.
- Apakah sistem kita sering melakukan perulangan keadaan? Jika ya, Anda dapat melirik ke kontrol PID. PID memerlukan perulangan (repeatability). Jika output berubah dari keadaan A ke keadaan B, paling tidak ada keadaan yang terjadi berulang-kali. Contoh, ketika kita mengendarai mobil. Kita akan menginjak pedal gas setiap saat, terkadang menginjak gas agak dalam, terkadang sedikit saja, dsb. Injakan gas yang kita lakukan harus direspon dengan sangat baik oleh mobil kita, jika tidak, mmmm....
Pustaka PID
Silahkan bagi Anda yang tertarik mencoba pustaka ini.. silahkan download disini
Berikut cuplikan program yang diberikan oleh si pembuat pustaka. Program ini diigunakan untuk membaca analog input pada pin A0 dan mengeluarkan besaran nilai PWM pada output 3
/********************************************************
* PID Basic Example
* Reading analog input 0 to control analog PWM output 3
********************************************************/
#include
//Define Variables we'll be connecting to
double Setpoint, Input, Output;
double Setpoint, Input, Output;
//Specify the links and initial tuning parameters
PID myPID(&Input, &Output, &Setpoint,2,5,1, DIRECT);
PID myPID(&Input, &Output, &Setpoint,2,5,1, DIRECT);
void setup()
{
//initialize the variables we're linked to
Input = analogRead(0);
Setpoint = 100;
{
//initialize the variables we're linked to
Input = analogRead(0);
Setpoint = 100;
//turn the PID on
myPID.SetMode(AUTOMATIC);
}
myPID.SetMode(AUTOMATIC);
}
void loop()
{
Input = analogRead(0);
myPID.Compute();
analogWrite(3,Output);
}
{
Input = analogRead(0);
myPID.Compute();
analogWrite(3,Output);
}
Langganan:
Postingan (Atom)







